Category Archives: Sajak

SEKAT

By | Juni 19, 2019

Di keheningan manapun, suaramu selalu menggema di telingaku, bahkan ketika malam beriring irama jarum jam. Kau selalu meyakinkanku saat mataku hendak mununtut haknya untuk terlelap, bahwa hanya dengan saling memikirkan, perasaan kita akan baik-baik saja nona. Di kepalaku, ramai dengan ejaan huruf, ternyata menjelma menjadi namamu, berlalu-lalang tak mau berhenti, wajar saja jika aku selalu memikirkanmu. Rasanya baru… Read More »

TERUNTUK NON

By | Juni 17, 2019

Sebuah sentuhan kata yg dirajut menjadi kalimat-kalimat indah bukan tercipta begitu saja, dia perlu melampaui beberapa dimensi, penciptaan karya seperti ini membutuhkan waktu panjang dikarenakan pergelutan perasaan dan logika tak henti-hentinya membuat saya dilema. Dilema untuk menulis atau mengabaikannya saja, tetapi kata-kata Bung Pramoedya terngiang di kepala saya “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia… Read More »

KONTRADIKSI INTERNAL (KE-AKUAN)

By | Juni 12, 2019

Setelah 8 malam, layar datarku tak ingin lagi berkompromi. Ia ajukan syarat materiil untuk beroperasi lagi, sedang rokok setengah jalan menuju akhirnya yang menyedihkan menjadi abu. Ruang kamar putih, seluruhnya putih, kecuali gorden yg hijau. Pikiranku kemana-mana, tentang penantianku yang masih begitu-begitu saja, tentang kekasihku yang pulang ke kampung halamannya, tentang kawanku yg menikmati jeda pasca wisudanya dan… Read More »

Mulutmu Adalah Harimaumu

By | Mei 13, 2019

Sipakario.com – Hampir semua persoalan dan pertengkaran dalam kehidupan manusia adalah bermula dari ucapan atau kata-kata manusia yang tidak terkontrol. Karena itu, Ali bin Abi Thalib pernah berpesan “Selamatnya manusia tergantung bagaimana ia mampu menjaga kata-katanya”. Seseorang yang terlanjur sakit hati dengan kata-kata yang kurang baik, maka sulit untuk disembuhkan rasa sakit hati tersebut. Pantaslah jika Nabi SAW. jauh… Read More »