KEBERHASILAN PEMBANGUNAN MELALUI PERDAGANGAN: TAIWAN

By | Juni 16, 2019
Herdial
Penikmat Senja & Mahasiswa Ilmu Ekonomi UIN Alauddin Makassar

Keberhasilan pembangunan dalam sebuah Negara adalah tujuan utama dari seluruh Negara-negara yang ada di dunia, banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mencapai tujuan utama. Mulai dari penerapan kebijakan dari pemerintah memiliki peran yang sangat besar dalam hal ini sampai kepada sinergitasnya dengan masyarakat.

Akan tetapi, terkadang ada beberapa Negara yang mengeluarkan kebijakan tanpa mempertimbangkan semua potensi dalam negaranya. Berbeda dengan Taiwan yang telah memperoleh statusnya sebagai “keajaiban pembangunan” cukup kuat. Taiwan memperoleh pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 7% selama empat dasawarsa dari 1960 hingga 2000. Perekonomian taiwan tumbuh hampir 10% per tahun pada periode 1965-1980 lebih cepat dari pada perekonomian negara lainnya di dunia.

Perlu diketahui bahwa Taiwan tidak memperoleh semua itu dengan gampang, karena ada perjuangan dan keseriusan dari semua pihak untuk mencapai prestasi tersebut. Di Taiwan, aspek adanya pola hubungan yang kuat antar sektor pemerintah dengan perusahaan swasta yang menggunakan semangat Confucian. Confucian adalah aturan, etika, dan tingkah laku yang dimaksudkan sebagai pedoman terhadap pola hubungan antar ummat manusia.

Atas dasar yang kuat inilah menjadi pegangan orang-orang di Taiwan yang berdampak kesuksesan pembangunan. Contohnya;

(1) Penekanan pada sektor pendidikan,

(2) Pembangunan Infrastruktur besar-besaran,

(3) Reformasi pertahan dini dan menyeluruh,

(4) Peningkatan tingkat tabungan investasi yang sangat tinggi,

(5) Penyebaran ide-ide komersial,

(6) Kebijakan industry yang efektif dari pemerintah, dan

(7) insentif pasar sektor.

Hal tersebut sangat berguna untuk perbaikan dan peningkatan keterampilan kontinu, spesialisasi dalam keterampilan desain, operasi produksi yang fleksibel, pengetahuan yang produktif dan efisiensi.


Apa yang telah diperoleh oleh Taiwan persis sama dengan keberhasilan pembangunan Korea Selatan, hanya dalam jangka waktu 20 Tahun Korea Selatan berhasil mengubah pembangunan ekonominya sehingga sukses menjadi industry baru, padahal pada tahun 1970 dari 2,5 juta rumah petani, 80 persen nya hanya beratap jerami dan hanya 20 persen yang mampu menikmati fasilitas listrik. Signifikannya perubahan tersebut karena diawali dengan adanya faktor kepemimpinan yang kuat sehingga melahirkan masyarakat yang kuat pula.

Kekuatan tersebut sudah dibuktikan pada tahun 1973-1975 Korea Selatan tidak terpengaruh oleh gejolak minyak dunia serta badai krisis keuangan global pada tahun 1997 serta keberhasilan proses transformasi dari tahap industrialisasi subtitusi impor beralih menjadi industrialiasasi berorintasi ekspor, suatu pencapai yang mencengankan para ekonom dunia. Karena kuatnya figur pemimpin sebagai arsitek keberhasilan pembangunan membawa perubahan besar dan positif di berbagai sektor seperti; (1) Pada pertanian ada Gerakan reformasi lahan (petani diberikan lahan), (2) Sektor industrialisasi diperkuat dengan pondasi transformasi industrialisasi (3) Aliansi internasional sebagai mekanisme menuju kesetaraan Negara sentral.

Dari kedua Negara diatas Taiwan dan Korea Selatan kita bisa menyimpulkan bahwa pionir dalam keberhasilan pembangunan ekonomi suatu Negara itu berbeda-beda, ada yg mulai dengan perdagangan dan adapula dengan cara penguatan figure pemimpinnya. Karena Pemimpin inilah yang akan menentukan arah kebijakan dalam pembangunan, apabila pemimpinnya tidak memiliki figure yang kuat maka arah kebijakan pembangunan tidak tetap, tetapi sebaliknya apabli figur pemimpinnya sangat kuat akan berdampak pada keberhasilan pembangunan ekonomi, Hal inilah yang telah dibuktikan pemerintahan Taiwan dan Korea Selatan.

Penulis : Herdial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *